Rabu, 14 Maret 2012

Merenung Sejenak

           Jangan bersedih hati,karena ketika Anda mengalami kesedihan kemarin, situasi Anda tidak bertambah baik dengan kesedihan hari ini. Misalnya, Ayah atau Ibu anda meninggal  sehingga anda sangat terpukul ,tetapi ternyata kesedihan tidak dapat membuatnya hidup kembali????
Kemudian ,Anda misalnya Rugi dalam berusaha sehingga anda merasakan kesedihan yang luar biasa. Namun, apakah kesedihan itu bisa mengubah kerugian menjadi keuntungan?
Anda menjadi murung karena sesuatu yang dikatakan oleh musuh anda,lalu anda menanggapinya dengan kesedihan,maka secara tidak sadar anda telah membantu mereka untuk menyerang diri sendiri. Anda merengut karena menyangka akan ditimpa suatu malapetaka,padahal kenyataannya hal itu tidak pernah terjadi.
Jangan bersedih hati,karena kesedihan menyebabkan anda menganggap racun ketika melihat segelas air yang bening, menganggap kaktus ketika melihat tanaman yang elok.
Jangan bersedih hati,karena anda telah mempunyai dua mata, dua telinga, dua tangan,dua kaki,bibir, lidah, hati, kedamaian,keselamatan,dan tubuh yang sehat.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan.” (ar-Rahman[55]:13)

Jangan bersedih hati,karena anda memiliki agama yang haq untuk hidup bersama-Nya, rumah untuk ditinggali, nasi untuk dimakan, air untuk diminum, baju untuk dipakai, suami atau istri untuk mencurahkan kasihsayang, lalu mengapa anda harus bersikap melankolis????